Ramadhan? Siap!

4 komentar

H-2 jelang bulan Ramadhan tahun ini sudah siapkah kamu?

Yakin?
Apa saja yang sudah kamu siapkan?

Nah, kira-kira kalau ditanya seperti ini langsung bisa menjawab atau masih mikir-mikir? Kalau kamu langsung set-set-wet (ssw, hahaha... istilah gaul di daerahku untuk menunjukkan kesigapan ya, cepat tanggap gitu) berarti kamu memang sudah bonding diri menyambut Ramadhan kali ini.

Kalau aku sih sebagai emak-emak sudah pasti sibuk sesibuk-sibuknya menyiapkan alat tempur. Sedikit berbagi tips ya menjelang bulan penuh rahmat ini.

1. Pastikan tidak punya hutang puasa
Ini penting, mengqodo puasa yang bolong tahun lalu. Jangan ya dan semoga tidak ada, bergembira dengan datangnya bulan berkah tapi masih punya tanggungan hutang. Malu dong, setidaknya pada diri sendiri. Kalau aku tahun lalu full tidak puasa sebulan (ups gak puasa kok bangga). Eit, bukannya bangga ini, tapi karena alhamdulillah diberi kesempatan bisa nifas sepanjang bulan itu. Jadi ya mesti bayar. 30 hari?? Ya iyalah, masak 33 hari. Tapi untungnya Islam itu tidak mempersulit, bagi yang telah lanjut usia bisa dibayar dengan fidyah. Memberi makan bagi yang tidak mampu sebesar 1 mud.

2. Luruskan niat
Inna akmalu bin niat. Segala sesuatu tergantung pada niatnya. Jadi luruskan niat berpuasa Ramadhan hanya karena Allah. Jangan berpuasa karena malu sama mertua, eh...

3. Siapkan tubuh
Pasang badan untuk terbiasa makan sahur dan berbuka sesuai waktunya. Pergeseran jam makan memang sedikit banyak akan berpengaruh pada tubuh, so siapkan tubuh dengan latihan puasa (baca : puasa sunah).

Hal ini akan teramat penting jika ada indikasi khusus, sakit misalnya. Atau seseorang yang diharuskan konsumsi obat 3 kali sehari (pagi, siang, sore) maka wajib konsultasi ke dokter.

4. Siapkan amalan khusus
Sebenarnya tidak hanya Ramadhan ya untuk punya amalan khusus. Sepanjang usia usahakan punya. Misalnya sehari baca quran satu juz atau shalat tahajud di sepertiga akhir malam. Jika sudah menentukan pilihan ya tinggal konsisten melaksanakan. Ikut komunitas ODOJ (One Day One Juz) juga sangat membantu plus menambah semangat beribadah bonus silaturrahmi bagi yang memilih amalan baca quran. Tapi perlu diingat ya, jangan fokus sama amalan khusus eh yang wajib-wajib malah ditinggalkan. Jangan.

5. Perbanyak mohon ampunan
Anggap Ramadhan adalah sebuah ujian selama 30 hari nonstop. Maka agar dimudahkan yang perbanyak belajar dan berdoa. Jika sebulan dapat dilalui dengan baik harapannya pun demikian 11 bulan setelahnya. Naik kelas. Jangan sampai bulan puasa menjadi pribadi yang bagus, banyak ibadah, banyak istigfar, dan berbagai ibadah lainnya eh setelahnya kembali seperti semula. Sama saja bohong. Gak lulus ujian.

Itu ya, tips jelang puasa. Khusus untuk emak-emak siapkan menu sahur dan buka yang menggiurkan ya, tetap makanan sehat tentunya.

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, semoga segala amal ibadah diterima Allah dan lulus naik kelas 😁

Restanti
Restanti
Hi perkenalkan saya Restanti, seorang ibu yang ingin jadi guru utama bagi anak-anak, freelance Content Writer, dan juga blogger nubi. Segala yang berkaitan dengan profesionalitas sila tulis surel ke dwirestanti@gmail.com

Related Posts

4 komentar

Posting Komentar