Sekolah Alam

Posting Komentar

Sesuai namanya, sekolah yang berada di alam. Benarkah hanya sebatas itu pengertian sekolah alam?

Secara menyeluruh, definisi sekolah alam adalah sekolah yang digagas oleh Lendo Novo atas inspirasi dari sang ayah,  Zuardin Azzaino tentang sekolah ilmiah ilaihiah. Manusia belajar mengerti bahwa pendidikan bertarget 'seorang manusia diciptakan untuk khalifatullah fil ardh' yang artinya khalifah di muka bumi.

Hal ini muncul di benak seorang Zuardin Azzaino karena Indonesia membutuhkan sekolah dengan kualitas tinggi namun murah. Baik kualitas akademik maupun non akademik. Tak bisa dipungkiri, hanya ada sedikit sekolah negeri yang menjanjikan hal ini, mayoritas sekolah yang masuk kategori ini adalah sekolah swasta dengan biaya mahal. Sementara tidak semua anak yang berpotensi mampu sekolah di sekolah-sekolah mahal ini.

Lendo mencari informasi penyebab mahalnya sekolah dengan kualitas tinggi ini. Ia melakukan survei ke sekolah yang dianggap mewakili. Akhirnya, ia menyimpulkan, biaya tinggi yang harus dikeluarkan wali murid di sekolah dengan kualitas tinggi ini masuk untuk pengembangan infrastruktur sekolah terutama di gedung dan sarana lapangan olahraga. Dan hasil yang mengejutkan bahwa infrastruktur ini hanya menyumbang 10% dari penyebab anak menjadi unggul.

Didorong keinginan mewujudkan keinginan ayahnya dan data yang diperoleh, pada tahun 1998 Lendo mendirikan sekolah alam pertama di Ciganjur dengan nama Sekolah Alam Ciganjur. Jumlah murid awalnya hanya 8 orang, 5 anak di jenjang playgroup, 3 anak jenjang SD dengan 6 guru. Yaitu 3 guru paud, 2 guru SD, dan seorang guru iqro'. Kemudian pada tahun 2001 Lendo mengembangkan lagi sekolah ini di Parung Bogor dengan nama school of Universe.

Konsep sekolah alam adalah memberikan pendidikan melalui alam dan pengalaman dengan biaya yang kebih terjangkau. Maka kelasnya pun di alam terbuka, dengan saung-saung sebagai center. Menyatu dengan alam, lebih dekat. Alam sebagai tempat belajar, alam sebagai media dan bahan mengajar, dan alam sebagai objek pembelajaran.

Kurikulum yang diajarkan diantaranya :
1. Pengembangan akhlak dengan metode teladan
2.  Pengembangan logika dengan metode action learning belajar bersama alam
3. Pengembangan sifat kepemimpinan dengan metode outbound training
4. Pengembangan mental bisnis dengan metode magang dan belajar dari ahlinya (learn from maestro)

Meski banyak kelebihan dari penerapan sekolah ini, tetap saja ada sisi kekurangannya. Yang paling menonjol adalah bagi anak dengan tipe belajar visual, ia akan mudah pecah fokus dan konsentrasi karena belajar di tempat terbuka yang notabene banyak benda-benda yang bergerak.

Adapun beberapa sekolah alam yang bisa menjafi rujukan adalah School of Universe (SoU) Parung, Sekolah Alam Indonesia (SAI) Cioedak, Sekolah Citra Alam Ciganjur, Sekolah Alam Palembang (SAPA), dan Sekolah Alam Bandung (SAB). Serta sekolah-sekolah alam di seluruh Indonesia yang mengacu pada sistem yang digagas oleh Lendo Novo.

Memiliki anak yang siap menghadapi perkembangan jaman, tentu menjadi harapan setiap orang tua saat ini, maka marilah memilih dan menentukan yang terbaik untuk mereka, sesuai kemampuan dan bakat yang ada. Menjafi orang tua yang cerdas? HARUS!

#28/30DWCJILID6

Restanti
Restanti
Hi perkenalkan saya Restanti, seorang ibu yang ingin jadi guru utama bagi anak-anak, freelance Content Writer, dan juga blogger nubi. Segala yang berkaitan dengan profesionalitas sila tulis surel ke dwirestanti@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar