Lambung Bocor

Posting Komentar

"Mbak, ayo segera makannya" ketika Hanin malas-malasan makan sahur.
Sepertinya ia masih mengantuk, terlihat dari cara duduknya yang menggelayut pada sandaran kursi. Hari ini, hari ke sebelas bulan Ramadhan. Meski sudah 10 hari menjalani makan sahur, nyatanya masih saja belum menjadi kebiasaan yang baik. Hanin masih susah dibangunkan, apalagi makan sahur dengan lahab.

Mungkin tidak hanya saya yang mengalami hal semacam ini. Para ibu yang mempunyai putra usia TK atau kelas 1 SD tentu pernah mengalami hal ini.

Sebenarnya apa yang menyebabkan anak malas makan sahur? Ada beberapa hal yang bisa diambil dari pengalaman saya. Pertama, anak belum terbiasa bangun sekitar pukul 3 dini ha, apalagi untuk makan. Yang kedua, menu makanan yang disajikan tidak menggugah selera makannya. Yang terakhir, tidak ada alasan yang kuat dari dirinya untuk makan sahur.

Yang terakhir ini yang terberat. Alasan pertama dan kedua tentunya bisa kita selesaikan. Misal untuk yang belum terbiasa, memasuki minggu kedua tentu ada sedikit perubahan. Menjadi lebih mudah membangunkannya. Alasan kedua, kita bisa memilih menu kesukaannya saat menyiapkan makan sahur dengan meminta pendapat anak atau membuat list menu request darinya.

Nah untuk yang ketiga, ini memang harus dari dalam anak sendiri. Sahur hari ini, Hanin bisa sedikit lebih cepat dan lebih banyak makannya. Mengapa? Karena dia tidak ingin lambungnya bocor. Lho...kok begitu? Iya, karena sebelumnya dia mendengar cerita bahwa orang yang sakit maag, lambungnya bisa bocor. Maka harus makan tepat waktu dan teratur untuk mencegahnya.

Walau usianya masih 7 tahun, Hanin sangat peduli dengan hal-hal yang merusak tubuhnya. Ia berusaha untuk menghindarinya. Apakah dia mengerti apa itu lambung? Hanin selalu bertanya, maka saya selalu berusaha untuk menjawab sesuai dengan kenyataan. Sesuai ilmunya. Saat bertanya tentang lambung dan penyakit maag, jelaskan dengan sebenarnya apa itu lambung dan bagaimana itu penyakit maag.

Dari penjelasan tentang hal ini, Hanin ternyata tak ingin lambungnya bocor. Maka salah satu cara dia dengan makan sahur lebih banyak agar lambungnya tidak kosong katanya.

Teruntuk bunda-bunda, selalu penuhi rasa ingin tahu anak dengan hal-hal yang positif dan sesuai kenyataan, sesuai ilmunya. Sampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti mereka. Maka dampaknya akan sangat luar biasa.

Salam Supermom!

20/30DWCJILID6

Restanti
Restanti
Hi perkenalkan saya Restanti, seorang ibu yang ingin jadi guru utama bagi anak-anak, freelance Content Writer, dan juga blogger nubi. Segala yang berkaitan dengan profesionalitas sila tulis surel ke dwirestanti@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar