Belajar Cerdas

Posting Komentar

Jelang ujian nasional adalah masa paling menegangkan bagi ibu-ibu yang mempunyai anak kelas VI, IX,  atau XII. Selalu berupaya untuk menemani sang buah hati dikala belajar di rumah. Iya kan,  mom? Ada pula yang getol mengantarkan anak ke tempat-tempat les,  baik kelas reguler maupun privat.

Apa sih tujuannya, mom? Tentulah harapannya adalah anak kita lulus dengan nilai yang membanggakan. Meski tidak semua mom, mengharapkan demikian. Umumnya saja.

Nah, bagaimana agar anak dapat lulus dengan nilai yang membanggakan? Belajar. Siapa yang belajar? Ya tentu si anak. Benarkah?
Ternyata tidak! Kita sebagai ibunya juga wajib belajar lho,  mom. Tapi belajar kita bukan menghafal teori-teori keilmuan atau rumus matematika ya. Belajar kita, sebagai seorang mom adalah bagaimana mendampingi dan mensupport anak agar belajar cerdas.

Belajar cerdas adalah belajar yang menghasilkan. Artinya, misal materi itu nilainya 1-10, dari belajar cerdas ilmu yang terserap mencapai nilai 8-10.

Bagaimana agar anak bisa belajar cerdas?  Berikut beberapa tips belajar cerdas :
1. Di ruangan yang terang dan sirkulasi udara cukup
Sediakan ruang belajar yang bercahaya terang dan udara dapat bersirkulasi dengan baik. Tidak harus ruangan tersendiri. Bisa jadi satu dengan ruang tidur anak. Hanya saja, kalau jadi satu pastikan meja belajar membelakangi tempat tidur agar emosi anak tidak terbawa ingin bersantai-santai. Sirkulasi udara yang cukup akan menambah segar hawa ruangan,  diharapkan tidak membawa rasa kantuk atau bosan.

2. Jauhkan HP, komputer,  dan televisi
Ketiga perangkat elektronik ini sangat berdampak pada tingkat konsentrasi anak. Bunyi dering HP memicu anak untuk melihat pesan yang masuk. Atau keinginan untuk bermain game, ngobrol dengan temannya, atau berselancar di dunia maya. Demikian pula dengan komputer dan televisi, akan membuat anak lupa waktu.

3. Tentukan timing belajar yang pas
Pilihlah waktu mendampingi anak dalam belajar. Ajaklah anak belajar pada waktu dia sangat nyaman. Misalnya setelah sholat magrib, saat baru bangun,  atau mungkin saat kondisi akalnya masih hot,  sepulang sekolah. Buat kesepakatan dengan mereka.

4. Ajak main tebak-tebakan
Bisa dengan diiming-iming hadiah atau tanpa hadiah. Misal dengan menjawab betul 10 pertanyaan maka dapat tambahan uang untuk beli buku. Atau bisa juga jika menjawab benar diajak nonton film. Dan banyak lagi cara dan trik untuk tebak-tebakan.

5. Buat map root (peta konsep)
Tulis poin-poin penting materi di selembar kertas, kemudian sambil berdiskusi mintalah anak untuk menambah keterangan - keterangan di sekitar poin penting tadi. Jika ini dibiasakan,  maka anak akan terbiasa berpikir rinci.

Nah mom,  demikian tadi beberapa tips agar anak belajar cerdas dengan dukungan dan pendampingan dari kita.

Salam supermom!

#30DWCjilid5
#Day19

Dwi Restanti
12.24
29/4/17

Restanti
Restanti
Hi perkenalkan saya Restanti, seorang ibu yang ingin jadi guru utama bagi anak-anak, freelance Content Writer, dan juga blogger nubi. Segala yang berkaitan dengan profesionalitas sila tulis surel ke dwirestanti@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar